Friday, March 4, 2011

Hanya Ada Satu Nama






Dinginnya malam menemani hatiku
Yang terselimuti kesedihan akan rindu
Jalan khayalpun berjalan dari satu ke yang lain
Tapi tetap satu tak ada yang lain “satu nama.”

Langkahku terhenti saat hati mulai mencair kerana rindu…
Tataplah mentari, kerana hari ini semuanya harus kita akhiri
Genggamlah jariku, kerana mungkin kita
Tak mungkin kembali ke masa-masa ini…
Peluk tubuhku ini, kerana sungguh… aku ingin..

Saat kututup mataku,
Terbit keinginan untuk bawa kamu
Jauh ke dalam kehidupanmu
Saat kuyakinkan hati ini bahwa kamu mampu
Bertahan dengan semua keadaanku saat ini
Selalu ada sesuatu yang memaksa aku berfikir
Kembali untuk melangkah lebih jauh
Sampai di titik ini, aku harus menjawab…

Tuhan..
Sampaikan padanya
Tentang rinduku....
Tentang rindunya yang selalu kutunggu
Tentang rindunya yang rindu padaMU..



No comments:

Post a Comment